
Seperti tubuh manusia mengirimkan sinyal ketika sakit atau ada material asing yang memasuki tubuh, begitu pula yang dilakukan bumi saat ini. Manusia mengambil lebih dari yang dibutuhkan tanpa mengindahkan pembaharuan pada alam. Bumi telah mengirimkan sinyal dengan perubahan cuaca, pergeseran musim, pergerakan lapisan bumi yang menyebabkan gempa dan letusan gunung. Sinyal itu nyata, sudah saatnya kita berbuat sesuatu untuk menyelamatkan bumi untuk anak cucu kita.
Gak perlu ikutan demo seperti green peace, cukup lakukan langkah kecil yang nyata di lingkungan anda.
Ø Hemat penggunaan energi.
Tahukah kamu sebagian besar energi yang kita pakai sehari-hari, didapatkan dengan cara merusak alam? Sebagian besar pembangkit listrik di dunia masih menggunakan bahan bakar yang tak terbarukan, yang sebagian besar didapatkan dengan cara merusak alam.
- Gunakan peralatan elektronik yang hemat energi. Lampu hemat energi, meski agak mahal (thanks to pemerintah kita yang pintar, yg tidak memberi subsidi thd lampu hemat energi), namun dengan daya rendah mampu menghasilkan cahaya yang cukup terang.
- Matikan alat listrik yang tidak diperlukan. Matikan TV jika tidak ada yang nonton, matikan AC, kipas angin dan peralatan elektronik lainnya bila keluar rumah, dan jangan lupa matikan lampu ketika tidur.
Ø Gunakan bahan ramah lingkungan.
Air adalah sumber daya alam yang semakin langka. Pohon sebagai pengikat pengumpul air telah banyak ditebangi dan tanah sebagai filter alami telah terkontaminasi bahan-bahan beracun yang membuat kualitas air semakin menurun.
- Kurangi penggunaan plastik. Butuh 250 tahun untuk mengurai bahan ini supaya tidak mencemari lingkungan. Gunakan plastik bekas layak pakai untuk membawa barang belanjaan dan jangan membuang sampah plastik sembarangan.
- Kurangi penggunaan bahan kimia. Secara tidak sadar, rumah tangga membuang bahan kimia berbahaya ke sungai atau tanah resapan yang menyebabkan air tanah menjadi terkontaminasi bahan kimia tsb. Batasi penggunaan deterjen, pilih deterjen yang mudah terurai oleh alam atau pilih bahan alami yang lebih ramah lingkungan.
Ø Hijaukan lingkunganmu.
Dengan populasi manusia yang semakin besar maka kebutuhan tanah sebagai hunian manusia semakin besar pula. Luasan tanah sebagai resapan dan aliran sungai bawah tanah akan semakin berkurang. Hal ini berdampak pada berkurangnya sumber air untuk mencukupi kebutuhan manusia.
- Sediakan tanah resapan pada area rumah meskipun sedikit. Masyarakat kota lebih suka rumah mereka terlihat bersih dan indah, namun hal ini dilakukan dengan cara menutup semua area rumah sehingga tidak ada area resapan untuk air hujan. Kalaupun ingin menutup dengan perkerasan maka pakailah bahan paving yang masih memungkinkan air untuk meresap.
- Tanam pohon. Pohon adalah paru-paru lingkungan, tempat berteduh, pengikat dan pengumpul air serta berbagai macam fungsi lainnya. Bila tidak ada tempat, maka cukuplah menanam di pot.
Gak perlu ikutan demo seperti green peace, cukup lakukan langkah kecil yang nyata di lingkungan anda.
Ø Hemat penggunaan energi.
Tahukah kamu sebagian besar energi yang kita pakai sehari-hari, didapatkan dengan cara merusak alam? Sebagian besar pembangkit listrik di dunia masih menggunakan bahan bakar yang tak terbarukan, yang sebagian besar didapatkan dengan cara merusak alam.
- Gunakan peralatan elektronik yang hemat energi. Lampu hemat energi, meski agak mahal (thanks to pemerintah kita yang pintar, yg tidak memberi subsidi thd lampu hemat energi), namun dengan daya rendah mampu menghasilkan cahaya yang cukup terang.
- Matikan alat listrik yang tidak diperlukan. Matikan TV jika tidak ada yang nonton, matikan AC, kipas angin dan peralatan elektronik lainnya bila keluar rumah, dan jangan lupa matikan lampu ketika tidur.
Ø Gunakan bahan ramah lingkungan.
Air adalah sumber daya alam yang semakin langka. Pohon sebagai pengikat pengumpul air telah banyak ditebangi dan tanah sebagai filter alami telah terkontaminasi bahan-bahan beracun yang membuat kualitas air semakin menurun.
- Kurangi penggunaan plastik. Butuh 250 tahun untuk mengurai bahan ini supaya tidak mencemari lingkungan. Gunakan plastik bekas layak pakai untuk membawa barang belanjaan dan jangan membuang sampah plastik sembarangan.
- Kurangi penggunaan bahan kimia. Secara tidak sadar, rumah tangga membuang bahan kimia berbahaya ke sungai atau tanah resapan yang menyebabkan air tanah menjadi terkontaminasi bahan kimia tsb. Batasi penggunaan deterjen, pilih deterjen yang mudah terurai oleh alam atau pilih bahan alami yang lebih ramah lingkungan.
Ø Hijaukan lingkunganmu.
Dengan populasi manusia yang semakin besar maka kebutuhan tanah sebagai hunian manusia semakin besar pula. Luasan tanah sebagai resapan dan aliran sungai bawah tanah akan semakin berkurang. Hal ini berdampak pada berkurangnya sumber air untuk mencukupi kebutuhan manusia.
- Sediakan tanah resapan pada area rumah meskipun sedikit. Masyarakat kota lebih suka rumah mereka terlihat bersih dan indah, namun hal ini dilakukan dengan cara menutup semua area rumah sehingga tidak ada area resapan untuk air hujan. Kalaupun ingin menutup dengan perkerasan maka pakailah bahan paving yang masih memungkinkan air untuk meresap.
- Tanam pohon. Pohon adalah paru-paru lingkungan, tempat berteduh, pengikat dan pengumpul air serta berbagai macam fungsi lainnya. Bila tidak ada tempat, maka cukuplah menanam di pot.
0 komentar:
Poskan Komentar