cerita ini mengenai nabi Sulaiman, raja besar yang pada jamannya menguasai bumi dari timur ke barat, menguasai cincin bertuliskan nama Allah, yang dengannya semua makhluk Allah tunduk kepada perintahnya...
suatu ketika nabi Sulaiman, nabi yang menguasai semua jenis makhluk di dunia & salah satu raja besar yang pernah ada, berkata kepada Allah "ya Allah, Rabb-ku..ijinkan aku untuk memberi nafkah semua makhluk-makhlukMu yang ada di dunia...semua makhluk dari jin sampai manusia, dari semut sampai gajah..."
Allah menjawab bahwa nabi Sulaiman tidak akan mampu memberi nafkah semua makhluknya, bahkan utk memberi makan satu makhlukpun nabi Sulaiman tidak akan mampu...
Allah memerintahkan nabi Sulaiman untuk menyediakan semua makanan yang dia mampu sediakan dan akan meminta satu makhluknya untuk memakan semua makanan yang telah disediakan nabi Sulaiman...
nabi Sulaiman menyediakan semua makanan yg ada dengan memerintahkan semua makhluk yang dalam kuasanya dan tidak percaya ada satu makhlukpun yang akan mampu menghabiskan semua makanan yang telah disediakan tsb...
setelah makanan telah tersedia, tiba-tiba dari arah laut muncul seekor ikan besar yang muncul dan melahap semua makanan yang disediakan nabi Sulaiman hanya dalam sekali telan...dan semua makanan itu belumlah cukup untuk ikan besar itu...
akhirnya nabi sulaiman diperintahkan untuk memberi nafkah seekor semut...olah nabi Sulaiman semut tsb ditanyai "berapa banyak makanan yang engkau habiskan dalam sebulan ? karena aku akan mencukupkan rejekimu selama sebulan", sang semutpun menjawab bahwa dia membutuhkan sebutir beras untuk makanannya setiap bulan...
olah nabi Sulaiman, sang semut ditempatkan di tempat khusus dimana ditempatkan sebutir beras untuk makanannya selama sebulan...
setelah sebulan berlalu, nabi Sulaiman memeriksa semut tsb...dan mendapati sang semut dengan butir beras yang tinggal separuh...
nabi Sulaiman-pun bertanya kepada semut "wahai semut, kenapa beras yang aku berikan masih tinggal separuh, apakah engkau berbohong kepadaku bahwa selama sebulan ternyata engkau hanya membutuhkan separuh butir beras ?"
sang semut menjawab "wahai nabi Allah, selama ini aku memang menghabiskan sebutir beras setiap bulannya..dan Allah mencukupkan rejeki-ku dengan memberi sebutir beras tsb setiap bulannya..."
"lalu kenapa masih ada separuh butir beras ditempatmu ?" tanya nabi kemudian...
sang semut-pun menjawab "selama ini yang mencukupkan rejeki adalah Allah, setiap bulan dicukupkan sebutir beras untuk aku makan dan Allah tidak pernah lupa...sedangkan engkau nabi Allah, adalah manusia biasa yang mempunyai sifat lupa...aku takut kalau aku habiskan sebutir beras itu selama sebulan, maka bulan depan engkau mungkin lupa memberi nafkah padaku dan aku tidak punya sesuatu yang bisa aku makan..."
nabi Sulaiman terkejut dengan jawaban semut tsb...kemudian bersimpuh, memohon ampun kepada Allah karena telah bersikap sombong...
1 komentar:
Ass.wr.wb,
My dearlovely husband...
Nice story that already share ...
So meaningful and hopelly we can learn from that...
Keep write and share your nicwe story :-)
Wassalam,
Poskan Komentar